"Mereka itu kondisinya terkendali di mana tes positivity rate-nya di bawah 5 persen, layanan kesehatannya jauh lebih baik dari Indonesia, jadi saran saya ditunda," bebernya.
Lebih jauh Dicky mengungkapkan, jika pilkada tetap harus dilaksanakan jangan sampai justru mengabaikan protokol seperti menggelar kampanye kumpul-kumpul.
"Untuk meminimalisirnya jika dipaksakan ada, ya harus tidak ada yang namanya melibatkan kegiatan orang berkumpul, penggalangan masa, samapai ke tipe dari pencoblosannya juga dilakukan di rumah-rumah didatangi, dan strategi lainnya menurut kearifan lokal masing-masing," tandasnya.
Baca Juga: Susul Arief Budiman, Komisioner KPU Pramono Tanthowi Positif Corona
(Arief Setyadi )