BOGOR - Vice President (VP) Corporate PT KCI Anne Purba mengaku sejauh ini mayoritas penumpang KRL Commuter Line sudah menaati aturan untuk tidak memakai masker scuba dan buff. Hanya segelintir penumpang yang belum menaati aturan tersebut.
"Alhamdulillah mayoritas (penumpang KRL) sudah memakai masker yang benar. Memang ada satu dua dan kami antisipasi dengan mengganti masker, tapi ini tidak bisa mengakomodir semua. Jadi silakan ganti masker (kesehatan/kain) agar bisa masuk stasiun," kata Anne, di Stasiun Bogor, Senin (21/9/2020).
Anne menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepda penumpag KRL sejak pekan lalu. Aturan ini diberlakukan semata untuk mengurangi risiko penularan virus corona atau covid-19 penumpang di dalam KRL.
"Jadi 1 minggu kemarin kita sudah sosialisasi dengan menyebarkan masker kain 1.200 gratis. Hari ini kita lakukan pengetatan kembali sehingga wajib bagi pengguna Commuter Line untuk menggunakan masker efektif yaitu dengan masker kain dan masker kesehatan. Karena, kita tujuan utamanya adalah meminimalisir penyebaran virus," ungkap Anne.
Di sisi lain, jumlah penumpang KRL saat ini mengalami penurunan 28 persen. Jika sebelumnya biasa mengangkut penumpang sekitar 420 ribu penumpang perhari, kini hanya 309 ribu penumpang.
"(Jumlah penumpang) turun ya sampai 28 persen dari PSBB Jakarta sebelumnya. Jadi kalau Senin biasa kita melayani sampai 420 penumpang ribu per hari, Senin kemarin hanya sekitar 309 ribu. Juga ini kita lihat pagi ini sama baru 6 ribu yang kami layani, dari yang biasanya sudah 12 ribu," tutup Anne.