''Sekolah ini berada di pelosok, bukan berarti seluruh siswa tidak mendapatkan pelajaran yang sama dengan siswa sekolah dasar lainnya. Kehadiran prajurit TNI di Desa Sebelat Ulu sangat membantu, khususnya memberikan mata pelajaran tambahan siswa-siswa di rumah-rumah,'' sampai Sumarwan.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, Mustarani Abidin mengakui Desa Sebalat Ulu merupakan salah satu desa terjauh di Kabupaten Lebong yang masuk daerah blank spot. Dari pemerintah daerah, kata Mustarani, memiliki komitmen untuk pembangunan desa itu.
Dalam pembangunan non fisik maupun fisik tentu membutuhkan kerjasama dengan TNI. Selain itu akan diberikan beasiswa untuk jabatan guru di desa tersebut.
''Kami menyiapkan program beasiswa untuk jabatan guru. Mereka yang mengajar di desa pelosok mendapatkan uang insentif. Kami juga masih mengusahakan guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) untuk diprioritaskan menjadi Aparatur Sipil Negara,'' jelas Mustarani.
''Ini akan diajukan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan BKN agar diprioritaskan,'' pungkas Mustarani.
Sebelumnya dikabarkan ketika memasuki desa yang dikelilingi perbukitan ini, setiap pendatang akan disambut dengan plang Selamat Datang di Desa Sebelat Ulu. Plang itu berada di gerbang masuk desa.