Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi Dipastikan Aman

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Kamis 24 September 2020 14:46 WIB
Foto: Dok Okezone
Share :

“Dalam eRDKK data yang kita gunakan by name by address. Data yang kita punya valid hingga 94%. Sehingga kita bisa pastikan penyaluran pupuk subsidi sudah tepat sasaran,” katanya.

Sementara Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana, menyatakan stok pupuk subsidi mencapai 1,78 juta ton, sedangkan pupuk non subsidi 873.336 ton. Jumlah tersebut merupakan stok mulai dari Lini 1 hingga Lini IV atau di level distributor.

Menurutya, produsen pupuk yang terdiri dari PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pupuk Sriwidjaja, telah menyiapkan total stok pupuk bersubsidi yang terdiri dari 955.107 ton Urea, 411.891 ton NPK, 141.372 ton SP-36, 137.721 ton ZA, dan 141.426 ton organik. Angka tersebut melebihi ketentuan stok minimum yang sebesar 273.293 ton.

Sebagai antisipasi, Pupuk Indonesia Group pun menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi sebanyak 873.336 ton. Petani yang kekurangan pupuk bisa memanfaatkan pupuk ini.

"Stok pupuk non subsidi juga tersedia mulai dari lini I hingga ke kios-kios pupuk resmi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan petani yang kebutuhnnya belum tercukupi, dan bagi petani yang tidak terdaftar dalam e-RDKK," tutur Wijaya.

Menurutnya, dalam masa peralihan penerapan Kartu Tani, produsen dan distributor pupuk tetap dibolehkan menyalurkan pupuk subsidi kepada petani yang belum memiliki Kartu Tani atau kios yang belum memiliki mesin Electronic Data Capture (EDC). Dengan catatan, petani tersebut sudah terdaftar dalam sistem e-RDKK Kementan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya