Oma Tintang mengakui bahwa sebenarnya nama Ade tidak ada, nama Ade merupakan panggilan kesayangan pemberiannya kepada Irma Suryani Nasution
Dia juga mengakui sebelum Ade Irma meninggal, ia sudah mendapati ada firasat buruk kepada putri bungsu sang jenderal. Kadang suka menangis tanpa sebab dan juga tidak suka makan.
Usai kejadian penculikan, dia sempat membawa Ade Irma ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan ia mengaku turun dari mobil untuk melaporkan kejadian naas itu. Dia kemudian pergi ke markas Marinir untuk melaporkan kejadian yang terjadi di rumah Jenderal Nasution.
Tahun 1969 dia memilih pulang ke kampung halamannya. Komunikasi dengan keluarga Nasution masih tetap terjaga. Kenang-kenangannya berupa foto bersama keluarga Nasution masih tersimpan rapi. Begitu juga dengan kalung milik almarhumah Ade Irma yang diberikan kepadanya masih tersimpan dengan baik sampai sekarang.
(Fahmi Firdaus )