JAKARTA - Indonesian Police Watch (IPW) mendesak Bareskrim Polri segera turun tangan menyelidiki dugaan mafia kesehatan dengan memberikan keterangan positif Covid-19 palsu kepada pasien.
Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyatakan, peristiwa tersebut terus bergulir dan meresahkan masyarakat. Bahkan, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko juga meminta agar ada tindakan serius untuk mengungkap dugaan tersebut.
BACA JUGA: Ikatan Dokter Dukung Upaya Erick Thohir Berantas Mafia Alat Kesehatan
Neta berpandangan, rumah sakit memang akan mendapat anggaran hingga ratusan juta dalam penanganan satu pasien Covid-19. Oleh karenanya, rumah sakit tergiur meraup keuntungan dari anggaran negara itu.
“Angka yang tidak kecil ini membuat mafia rumah sakit bergerak untuk ‘merampok’ anggaran tersebut,” ucap Neta dalam rilis resminya, Sabtu (3/10/2020).