Kemudian mereka dibawa ke Bareskrim Polri, setelah dilakukan pemeriksaan kesepuluh orang itu diketahui telah menjalankan aksinya sejak 2017.
Baca Juga: Waspada, Pembobol Bank Sangat Profesional
Para tersangka memiliki peran masing-masing dan aksi mereka tergolong rapi. Mereka memiliki tim IT hingga pengumpul rekening para korban.
"Jadi dari sepuluh tersangka ini kaptennya AY. Dia yang mengendalikan operasinya dan yang lain persiapan IT dan sebagainya," tambah Argo.
Adapun modus para pelaku sendiri dengan cara meminta pasword dari OTP (One Time Pasword) bank milik korban. Para pelaku seolah-olah dari pihak bank kemudian meminta paswrod tersebut.