Saat ditanya siapa saja 18 anggota DPR yang positif itu, mantan Ketua Komisi III DPR ini mengaku tidak mengetahui secara rinci perihal nama ataupun dari fraksi mana saja. Karena, yang lebih memahami datanya adalah Sekretariat Jenderal (Setjen) atau Pelayanan Kesehatan (Yankes) DPR.
“Waduh saya ndak tahu, saya kan bukan mengecek di Yankes. Yang tahu Yankes sama Kesekjenan,” ujarnya.
Baca Juga: Demokrat: Puan Maharani Matikan Suara Rakyat!
Karena itu, Azis menambahkan, kondisi inilah yang menjadi alasan DPR mempercepat penutupan masa sidang I tahun 2020-2021 ini. Hal ini sebagai upaya DPR dalam mengatasi penyebaran virus corona di DPR yang semakin meluas. Seharusnya, DPR baru menutup masa sidang pada Kamis 8 Oktober 2020.
“Ya ini kan makanya resesnya dipercepat, supaya enggak (ada) penyebaran. Intinya supaya penyebarannya tak meluas,” kilah Azis.
(Arief Setyadi )