Epidemiolog: Demonstrasi Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19

Muhamad Rizky, Jurnalis
Jum'at 09 Oktober 2020 06:13 WIB
Massa aksi saat berkerumun di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang dilakukan massa dari elemen mahasiswa dan buruh di berbagai wilayah di Indonesia berpotensi menimbulkan klaster baru Covid-19. Sebab, aksi yang dilakukan abai terhadap protokol kesehatan.

Epidemolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menuturkan, massa yang berkumpul dalam jumlah yang besar sangat berpotensi menimbulkan kasus baru.

"Demo kerumunan masa dalam situasi pandemi yang belum terkendali sangat berpotensi menjadi klaster. (Demo) Menjadi pemicu penyebaran Covid-19 lebih masif akibat pengabaian terhadap jaga jarak, tidak pakai masker," kata Dicky kepada Okezone, Jumat (9/10/2020).

Baca Juga: Satgas Covid-19 Peringatkan Faskes soal Tarif Tes PCR

Menurut Dicky, penerapan protokol kesehatan di tengah jumlah massa yang sangat banyak tidak memungkinkan untuk dilakukan. Apalagi, banyak massa yang berteriak menyampaikan tuntutan demo sehingga memicu penularan melalui aerosol.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya