Bioskop Boleh Beroperasi Maksimal 25% Kapasitas saat PSBB Transisi, Ini Respons Pengelola

Bima Setiyadi, Jurnalis
Minggu 11 Oktober 2020 17:55 WIB
Ilustrasi bioskop. (Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Pengelola gedung bioskop di Jakarta tidak gembira meski diperbolehkan buka pada PSBB transisi yang berlaku mulai Senin, 12 Oktober 2020. Pasalnya batasan maksimal pengunjung 25 persen dinilai tidak mampu menutupi biaya produksi film.

Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin mengatakan, informasi dibukanya kembali bioskop pada masa PSBB transisi tidak memberi kabar baik. Sebab, batas maksimal yang diperbolehkan hanya 25 persen. Menurutnya, batasan itu tidak menutup biaya produksi apalagi memberi keuntungan.

Kendari demikian, Djony akan mengumpulkan seluruh pengelola dan pembuat film terkait aturan yang diberikan Pemprov DKI pada Rabu, 14 Oktober 2020.

"Jangan cuma memikirkan bioskop. Bagaimana pembuat film. Berat ya kalau 25 persen. Apakah mau pembuat film kalau cuma 25 persen. Nanti kita hitung secara detail," kata Djony saat dihubungi, Minggu (11/10/2020).

Djonny menjelaskan, kondisi pengelola bioskop saat ini sudah babak belur. Setiap bulan harus mengeluarkan biaya perawatan, listrik, dan tenaga kerja hingga Rp80 juta tanpa adanya pemasukan. Peristiwa itu sudah dialami sejak tujuh bulan ini.

Untuk itu, lanjut Djonny, dirinya berharap Pemprov DKI Jakarta kembali menghitung batasan maksimal jumlah pengunjung dengan biaya produksi dan peradaban pengelola bioskop.

"Kalau 50 persen ya okelah," ucapnya.

Saat ini pengelola bioskop, kata Djonny, sudah menyiapkan berbagai macam penerapan protokol kesehatan. Bahkan semua sudah mengajukan proposal protokol kesehatan sebagai syarat dibukanya kembali operasional bioskop di Jakarta. Nantinya, apabila memang sudah diizinkan Pemprov DKI Jakarta, bioskop di Jakarta akan dibuka dan menjadi barometer protokol bioskop di daerah lainnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya