Lebih lanjut Bambang menuturkan, rapid test ini bersifat antibodi.
Baca Juga : Airlangga: Angka Kesembuhan Covid-19 di DKI Tinggi 82,17%
“Sehingga tingkat akurasinya kadang-kadang memang tidak bisa diandalkan untuk menjadi bagian dari testing sehingga rapid test memang difokuskan untuk screening,” tuturnya.
Baca Juga : Ini Langkah Pemerintah Tangani 12 Kabupaten/Kota Penyumbang 30% Kasus Aktif Covid-19
(Erha Aprili Ramadhoni)