Kemudian, lanjut Dicky, positivity rate di Jakarta masih berada di angka 10% walaupun angka kematian mengalami penurunan.
“Artinya dari tiga data itu sudah menunjukkan, bahwa kasus pertumbuhan di masyarakat masih cukup serius. Belum mereda secara signifikan walaupun angka reproduksinya sudah jadi 1,07 persen dan juga tingkat hunian ICU menurun,” bebernya.
Namun demikian, menurut Dicky, pastinya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempunyai pertimbangan lain, mengapa Ibu Kota kembali menerapkan PSBB transisi.
“Artinya secara global kembali, belum ideal untuk transisi dari sudut epidemologi belum ideal. Namun ada pertimbangan lain ya,” tandasnya.
(Awaludin)