Epidemiolog: Hindari Zona Merah Covid-19 saat Libur Panjang

R Ratna Purnama, Jurnalis
Jum'at 23 Oktober 2020 11:17 WIB
Ilustrasi (Dok. okezone)
Share :

DEPOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami mengimbau agar warga Jakarta tidak menuju kawasan Puncak, Bogor pada cuti bersama pekan depan.

Karena dikhawatirkan adanya pergerakan menuju kawasan tersebut bisa berdampak pasa jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19. Emil menyarankan agar warga yang ingin berwisata bisa dilakukan di wilayah terdekat dengan tempat tinggal saja.

Penutupan kawasan Puncak bahkan akan dilakukan jika pergerakan massa sudah dirasa melampaui batas. Namun itu diakui tidak bisa dilakukan 100 persen sehingga hanya dilakukan pada jam tertentu saja.

Menanggapi hal itu, Ketua Departemen Epidemiologi FKM UI, Tri Yunis Miko Wahyono berpendapat pada cuti bersama pekan depan warga diimbau tetap di rumah saja. Kalaupun hendak bepergian sebaiknya menghindari kawasan zona merah.

“Libur sebaiknya di rumah aja. Kalaupun pergi jangan ke zona merah,” katanya, Jumat (23/10/2020).

Dia menyarankan jika ingin berlibur, warga diminta lebih selektif memilih lokasi. Yaitu dengan menjadikan wilayah dengan zona kuning dan hijau saja sebagai destinasi.

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Jangan ke Puncak saat Long Weekend

“Kalaupun ingin bepergian, ada tips sehatnya yaitu liburan dari zona kuning ke zona hijau saja, itu aman,” ucapnya.

Miko juga menyarankan warga melakukan rapid test sebelum melakukan perjalanan luar kota. Jika hasilnya negatif maka dipersilahkan menuju destinasi dengan acuan harus zona kuning atau hijau saja.

“Kalau zona merah jangan, dirumah aja. Harus rapid, kalai negatif silahkan ke zona kuning atau hijau. Paling tidak, jangan menularkan pada masyarakat lain di zona kuning atau hijau,” tambahnya.

Miko menyebutkan pemerintah daerah harus konsisten dengan status zonasi wilayahnya. Jika masih dalam zona merah atau orange sebaiknya jangan membuka fasilitas umum.

“Dulu wakti pandemi buka tempat wisata, saya anjurkan zona merah jangan, tapi susah. Harusnya semua provinsi, kabupaten/ kota konsisten dengan zonasinya, kalau merah jangan buka fasilitas publik,” tegasnya.

Dia menyarankan ada prosedur yang harus dilalukan warga jika terpaksa harus masuk ke zona merah. “Kalaupunkita harus pergi ke zona merah, kita harus lakukan upaya pencegahan lebih. Selain masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan faceshield biar aman. walaupun tidak mutlak tapi lebih efektif dibanding yang pakai masker saja,” pungkasnya. r ratna purnama

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya