JAKARTA – Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hary Tirto Djatmiko mengatakan, kecil kemungkinan angin puting beliung kembali terjadi di tempat atau daerah yang sama. Hal itu dikatakan Hary berdasarkan hasil pengamatan BMKG.
"Kemungkinannya kecil untuk angin puting beliung terjadi kembali di tempat yang sama," kata Hary kepada Okezone, Selasa (27/10/2020).
Hary menjelaskan, puting beliung merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi. Angin puting beliung, kata Hary, biasanya terjadi pada masa pancaroba dari musim kemarau ke hujan.
"Dapat dimungkinkan terjadi di musim hujan dengan kondisi cuacanya seperti di masa transisi atau pancaroba," katanya.
Karakter puting beliung di Indonesia berdurasi singkat hanya sekira 10 menit. Adapun, luasan angin puting beliung hanya berkisar 5 sampai 10 kilometer. Dari hasil pemantauan BMKG, angin puting beliung bergerak secara garis lurus.