Menurutnya, polisi juga masih mendalami keterangan saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian dan sejauh ini sudah ada tiga orang yang diperiksa polisi. Sejauh ini, diduga pelaku mengendarai dua motor, satu motor untuk mengawasi dan satu motor lainnya untuk mengeksekusi.
"Tim sudah bergerak melakukan penyelidikan bersama tim khusus (anti begal dan jambret) yang dibentuk Polda Metro Jaya," tuturnya.
Adapun terkait kondisi korban, tambahnya, hingga saat ini masih dilakukan perawatan di rumah sakit atas lukanya. Pasalnya, saat korban dibegal itu, dia sempat terjatuh dan tangannya pun mengalami patah tulang.
(Awaludin)