JAKARTA – Politikus anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris mengatakan bahwa Indonesia perlu merespons pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron tentang Islam. Dia juga mengatakan bahwa pandangan yang menghubungkan Muslim dengan terorisme sudah usang dan perlu diluruskan.
“Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia mempunyai kepentingan untuk merespon pernyataan kontroversial Macron soal Islam dan Nabi Muhammad SAW,” kata Fahira dalam posting di Instagram.
BACA JUGA: 3 Orang Tewas dalam Penyerangan di Gereja Nice Prancis, 1 Dipenggal
“Indonesia harus menegaskan bahwa pembenaran atas pelecehan berbasis penistaan terhadap agama apapun (penayangan ulang karikatur Nabi Muhammad SAW) atas nama kebebasan berekspresi adalah hal yang keliru, salah, dan menyakiti.”
Politikus yang juga seorang aktivis dan pengusaha itu juga mengatakan bahwa upaya menghubungkan Muslim dengan terorisme adalah hal yang sudah seharusnya ditinggalkan, dan Indonesia perlu berperan untuk mendorong hal itu.