JAKARTA - Arogansi segelintir pengendara motor gede (moge) ketika konvoi di jalanan kerap menuai sorotan. Kekinian, oknum bikers tersebut mengeroyok dua anggota TNI dari Kodim 0304/Agam. Kasus ini bergulir ke ranah hukum meski permintaan maaf sudah dilayangkan.
Berikut kompilasi aksi arogan oknum pengendara moge yang dihimpun Okezone dari berbagai sumber:
1. Konvoi Moge Halangi Laju Ambulans
Sejumlah pengendara moge yang sedang konvoi di jalan raya Gianyar Bali tampak tak menghiraukan sirine mobil ambulans di belakang mereka. Alih-alih minggir, ambulans yang membawa pasien ini tetap tidak diberi jalan oleh rombongan tersebut. Aksi tak terpuji itu terekam dalam video yang viral di media sosial hingga menuai kecaman. Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 2015.
2. Oknum Pengendara Moge Ribut dengan Polantas
Seorang anggota klub motor Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Jodi Jayakusumah, diamankan aparat Polwiltabes Bandung, Sabtu (12/12/2009).
BACA JUGA: Fakta-Fakta Pengeroyokan 2 Anggota TNI oleh Pengendara Moge di Bukittinggi
Pasalnya, ia diduga terlibat keributan dengan anggota Satlantas Polwiltabes Bandung di depan pos polisi (pospol) perempatan Jalan Asia Afrika-Tamblong, sekitar pukul 01.00 dinihari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, kasus tersebut berawal saat Jodi bersama 20 rombongan motor gede lainnya sedang melintas di Jalan Asia Afrika, dari simpang lima. Mereka hendak menuju Jalan Braga untuk mengikuti Braga Bike Fest.
Tiba di perempatan Jalan Asia Afrika-Tamblong, Jodi terus melintas, padahal saat itu traffic light sudah menunjukkan lampu merah. Sementara teman-teman Jodi yang lain menghentikan motornya. Melihat Jodi menerobos lampu merah, anggota Polantas bernama Brigadir Dasep kemudian menghentikan Jodi.