SOLO - Satu keluarga di Kecamatan Jebres, Solo menolak menjalani swab PCR meski tercatat sebagai kontak erat pasien, yang meninggal dunia akibat Covid-19. Mereka hanya bersedia menjalani karantina mandiri di rumah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, kondisi mereka terpantau baik dan tidak bergejala.
“Kami sudah berpesan kepada keluarga itu, agar kalau ada apa-apa segera melapor. Ada sekitar enam orang yang ada di dalam rumah,” ungkap Siti Wahyuningsih, Rabu (4/11/2020).
Kata Siti, keluarga tersebut sebenarnya masuk daftar tracing namun menolak diswab. Dengan keadaan ini, program jogo tonggo masyarakat setempat diminta untuk aktif.