PROBOLINGGO - Beredar postingan video aksi massa menjemput paksa ibu baru saja melahirkan di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Beberapa cuplikan postingan video berdurasi belasan detik tersebut menggambarkan puluhan warga mendatangi RSUD dan ingin menjemput seorang ibu yang baru saja melahirkan.
Bahkan, dalam video tersebut, terekam aksi adu mulut dan saling dorong antara petugas rumah sakit dengan warga selanjutnya dilerai anggota polisi. Dalam postingan di akun media sosial Facebook, dijelaskan warga menjemput paksa pulang ibu yang baru saja melahirkan itu, karena khawatir berlama-lama di rumah sakit justru akan membuatnya terkonfirmasi positif Covid- 19.
Baca Juga: Epidemiolog : Tingginya Kasus Covid-19 di Jakarta Akibat Rendahnya Penanganan Daerah
Data yang berhasil dihimpun, puluhan warga tersebut berasal dari Desa Patalan , Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo dan ingin menjemput warganya yang baru saja melahirkan berinisial MI (28). Belum diperbolehkan pulang bukan karena pasien tersebut positiv Covid, melainkan prosedurnya pasca melahirkan pasien harus rawat inap terlebih dahulu dan bila kondisinya membaik pasien bisa rawat jalan
Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Teguh Santoso membenarkan, dan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 7 November 2020 siang. "Sudah tertangani dengan baik dan tidak ada permasalahan" ujar Teguh, Minggu (8/11/2020).
"Hanya salah paham saja, dan setelah dilakukan penjelasan serta pemahaman warga akhirnya mengerti, dan ibu yang baru saja melahirkan diperbolehkan rawat jalan," ujarnya.
Baca Juga: DKI Jakarta Kembali Catat Penambahan Covid-19 di Atas 1.000 Kasus
(Arief Setyadi )