Ketua Tim Riset Unpad Tegaskan Vaksin Jadi Harapan Memutus Covid-19

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 10 November 2020 13:06 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

JAKARTA - Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran, Kusnandi Rusmil menegaskan, bahwa Covid-19 adalah penyakit menular yang mematikan. Apalagi angka kasusnya saat ini di dunia lebih dari 50 juta kasus.

“Kita harus memberi keyakinan pada masyarakat, bahwa penyakit ini betul-betul sangat menular dan juga menyebabkan angka kematian yang tinggi sekali. Sekali lagi saya menekankan bahwa kita sudah 10 bulan, yang sakit itu sudah jutaan kan, 50 juta seluruh dunia. Dan yang meninggal juga sudah sekian juta,” kata Kusnandi dalam dialog khusus KCP PEN secara virtual, Selasa (10/11/2020).

Baca juga:

Wali Kota Bekasi Klaim Angka Kematian Akibat Covid-19 Cuma 2 Persen

Cost Operasional Tinggi, Mobil Ambulans Desa Ogah Angkut Pasien Covid-19   

Sehingga, tegas Kusnandi bahwa vaksin menjadi harapan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Dan, kata Kusnandi ketika vaksin sudah ditemukan tentu masyarakat dianjurkan untuk digunakan agar masyarakat terlindungi dari Covid-19.

“Kita sebagai tenaga kesehatan harus mencari obatnya, harus mencari vaksinnya. Nah kalau udah ketemu vaksinnya, maka kita tentu menganjurkan untuk digunakan kepada masyarakat. Agar masyarakat kita itu terlindung dari penyakit ini, sehingga dia dapat bekerja dengan baik, sehingga dapat menghasilkan untuk keluarganya dan juga menghasilkan untuk negara dan bangsa tetunya,” tegasnya.

Selain itu, Kusnandi mengatakan bahwa banyak penyakit terutama pneumonia di Indonesia yang berhasil dicegah dengan vaksin.

“Indonesia itu banyak TBC terutama, dan itu bisa dicegah dengan vaksin. Banyak pneumonia bisa dicegah. Kemudian diare, bahwa penyebab itu juga penyebab kematian Indonesia itu kebanyakan anak-anak oleh karena pneumonia dan diare dan itu hanya bisa dicegah dengan imunisasi. Sehingga kita harus peduli betul dengan imunisasi,” kata Kusnandi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya