WILMINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Terpilih Joe Biden pada Selasa (10/11/2020) mengatakan bahwa dia keputusan Presiden Donald Trump yang belum mengakui kekalahannya dan hasil pemilihan presiden (Pilpres) sebagai hal yang “memalukan”.
“Saya pikir itu memalukan," kata Biden saat berbicara dalam sebuah acara di Delaware. "Saya pikir itu tidak akan membantu warisan dari Presiden (Trump)," tambahnya.
BACA JUGA: Trump Tolak Akui Kekalahan, Tuding Kemenangan Biden Curang
"Saya tahu dari diskusi saya dengan para pemimpin asing sejauh ini bahwa mereka berharap lembaga demokrasi Amerika Serikat sekali lagi dipandang kuat."
Biden mengatakan bahwa pada akhirnya semua akan terlihat pada 20 Januari, saat presiden baru AS dilantik.
Dia menambahkan bahwa transisi kekuasaan berjalan dengan baik meski Trump menolak menerima hasil pemilihan, dan bahwa dia berharap untuk mengajukan nama untuk mengisi setidaknya beberapa posisi kabinet lagi.
BACA JUGA: Meski Dicap 'Bebek Cacat', Trump Masih Miliki 75 Hari Kekuasaan Tanpa Batas
Sebagaimana diketahui, penghitungan suara pemilihan presiden AS belum final, tetapi Joe Biden telah diproyeksikan berhasil melewati ambang batas 270 suara elektoral sebagai pemenang, sementara tim kampanye Trump berusaha menggugat proses pemilihan dan penghitungan suara di negara-negara bagian penentu.
Jika peralihan kekuasaan berjalan mulus, Biden akan menetap di Gedung Putih selama empat tahun sesudah pelantikan pada tanggal 20 Januari nanti.
(Rahman Asmardika)