“Biden akan merekonstruksi politik luar negeri AS di Asia Tenggara,” kata Ade M Wirasenjaya, dosen Hubungan Internasional di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagaimana dikutip VOA. “Biden memiliki kharisma politik dengan Demokrat dan pendahulunya Obama. Ia akan lebih tenang dan membangun hubungan dengan cara multilateral daripada Trump. ”
Biden dan para pejabat tingginya juga akan hadir, kata Profesor Emeritus Carl Thayer dari Universitas New South Wales, di Australia. “Presiden terpilih Biden telah mengumumkan 'kita kembali!' artinya pejabat tinggi AS akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan rekan-rekannya dari ASEAN ,” katanya.
Trump tidak menghadiri beberapa KTT penting ASEAN, sementara China secara rutin mengirimkan para pemimpin puncaknya.
(Rahman Asmardika)