Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kabur dari Polisi, Ayah Mabuk Tinggalkan Balita di Rawa Penuh Buaya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |03:05 WIB
Kabur dari Polisi, Ayah Mabuk Tinggalkan Balita di Rawa Penuh Buaya
Ilustrasi. (Foto: Wikimedia)
A
A
A

JAKARTA — Seorang ayah asal Florida meninggalkan anak balitanya di sebuah rawa penuh buaya saat melarikan diri dari polisi dengan membawa bayi usai kecelakaan mobil akibat mabuk. Kejadian ini terekam dalam kamera tubuh petugas yang melakukan pengejaran.

Isaac Kinsey (27 tahun) diduga menabrakkan mobilnya dalam keadaan mabuk—menembus rambu penutup jalan hingga masuk ke area konstruksi—pada Rabu (9/9/2026) dini hari. Ia lalu melarikan diri dari lokasi kejadian sembari membawa kedua anaknya yang berusia 2 tahun dan 10 bulan, demikian disampaikan Departemen Kepolisian Lakeland dalam sebuah unggahan di media sosial.

Rekaman kamera tubuh dan drone yang mengerikan, yang dirilis oleh pihak kepolisian, memperlihatkan momen saat petugas merespons lokasi kecelakaan dan mendapati dua kursi keselamatan anak di dalam mobil—hal yang memicu aksi pengejaran intensif untuk menemukan Kinsey dan anak-anaknya.

Dalam rekaman drone, Kinsey terlihat berlari melintasi kawasan hutan berawa sambil menggendong anak-anaknya. Ia terjatuh berkali-kali saat berusaha melewati medan yang sulit dalam kegelapan total. Wilayah tersebut diketahui merupakan habitat bagi aligator.

Dilansir New York Post, rekaman itu memperlihatkan sang ayah yang berulang kali terhuyung-huyung hingga menjatuhkan bayi dan balitanya ke dalam genangan air.

Berdasarkan rekaman video, polisi berjuang keras melintasi kawasan rawa yang lebat sebelum akhirnya mengamankan Kinsey dan menyelamatkan kedua anak tersebut.

"Di mana kau? Keluarlah lewat sini, keluarlah lewat sini!" terdengar suara seorang petugas berteriak sambil mengarahkan senter ke arah Kinsey.

"Serahkan bayinya! Serahkan bayinya sekarang!" ujar petugas itu kepada Kinsey sebelum meraih dan mengambil salah satu anak yang sedang menangis.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement