SEORANG wali kota kota kecil bernama "Jo Baiden" menjadi terkenal di media sosial dan internet di Jepang setelah hasil pemilu Amerika Serikat (AS).
Yutaka Umeda pertama kali menyadari bahwa karakter yang digunakan untuk menulis namanya terdengar seperti nama Presiden Terpilih AS, Joe Biden, saat menonton liputan penghitungan suara pemilihan presiden AS di televisi.
BACA JUGA: Profil Joe Biden Presiden Ke-46 Amerika Serikat
Umeda adalah wali kota Yamato, sebuah kota berpenduduk 15.000 orang di barat daya Jepang.
Pria berusia 73 tahun itu kini percaya bahwa dia memiliki kedekatan dengan mantan Wakil Presiden AS tersebut.
"Saya merasa sangat dekat dengannya. Rasanya saya juga memenangkan pemilu," ujarnya sebagaimana dilansir Reuters.
Jepang menggunakan aksara kanji dari Tiongkok bersama dengan aksara fonetik Jepang, terutama untuk nama dan aksara dan terkadang dapat dibaca dengan cara yang berbeda. Dalam kasus Umeda, nama depannya, Yutaka, juga bisa diucapkan sebagai "Jo", sedangkan nama belakangnya menjadi "Baiden".
BACA JUGA: Joe Biden Terpilih Jadi Presiden AS, Obama: Kemenangan Bersejarah
Selama beberapa hari terakhir, Umeda telah menjadi sensasi media dan internet, membuatnya terkejut.
“Saya sangat terkejut,” ujarnya.
"Saya diberi tahu bahwa saya pernah menjadi berita di Jepang tetapi saya berada di Tokyo kemarin, dan saya mendengar dari orang-orang bahwa saya juga menjadi berita di AS."
Orang-orang sekarang menyarankan Umeda terbang ke Washington untuk menemui Biden atau bahkan mengundang pemimpin baru AS itu ke Yamato.
Namun, untuk saat ini, Umeda mengaku akan berpuas diri dengan surat ucapan selamat.
“Bagi saya, presiden AS adalah seseorang yang sangat jauh,” kata Umeda.
“Tapi kebetulan, karena nama kami sama secara fonetik, aku merasa lebih dekat dengannya saat menonton pidato dan videonya.”
Umeda mengatakan dia telah menerima banjir pesan setelah kemenangan pemilihan mantan wakil presiden.
"Menjadi presiden negara adidaya seperti Amerika Serikat dan Wali Kota Yamato, skalanya benar-benar berbeda, tapi saya ingin memikirkan cara untuk mempromosikan kota itu," katanya.
Pada 2008, ketika Barack Obama, terpilih sebagai presiden AS, kota Obama, di Prefektur Fukui, menjadi berita utama di Jepang dan luar negeri. Penduduk setempat membentuk kelompok untuk mendukung Obama dan membuat barang dagangan yang menampilkan rupa mantan Senator Illinois itu.
Wali kota kota pesisir Jepang itu bahkan berharap Obama menjadi warga negara kehormatan khusus.
(Rahman Asmardika)