Sehingga korban terbangun. Dan seketika itu juga, pria yang diduga berinisial IW yang sudah tidak mengenakan sehelai pakaian atau telanjang langsung menaiki tubuh korban.
"Korban sempat berteriak minta tolong. Tapi, pelaku (IW) langsung menutup mulutnya," uajar Agus.
Kemudian, pelaku menodongkan atau mengarahkan badik ke leher EK dan mengancam akan membunuhnya jika dia memberontak dan teriak. Sehingga, korban ketakutan.
Karena ketakutan korban terus meminta agar dia dilepaskan oleh pelaku. Namun, pelaku minta dicium, tapi korban ini mengatakan ia lebih baik dibunuh daripada menciumnya.
Saat itu korban hanya tinggal sendiri di rumahnya dan suaminya melaut. Ketika mendengar pernyataan dari korban, pelaku pun luluh dan berdiri melepaskan korban, lalu mengenakan pakaiannya
"Saat aksi percobaan pemerkosaan itu, korban sempat diancam badik agar tidak teriak dan memberontak," lanjut Agus.
Dan kemudian, pelaku meminta kepada korban membuka pintu rumahnya agar bisa keluar. Sehingga korban bergegas membukakan pintunya, pelaku pun langsung keluar dan kabur.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, jika terduga pelaku merupakan residivis kejahatan. Dia sudah kerap kali keluar masuk penjara. Dan badan terduga pelaku berinisial IW ini juga dipenuhi tato.
Dan pelaku berinisial IW itu juga sudah memiliki istri, dia sempat punya anak, namun beberapa waktu lalu anaknya meninggal karena sakit.
"Kasus percobaan pemerkosaan sementara dalam penyelidikan. Pelaku adalah tetangganya sendiri berinisial IW," pungkasnya.
(Awaludin)