Baliho Habib Rizieq Dicopoti TNI, Polri Ogah Ikut-ikutan

Muhamad Rizky, Jurnalis
Jum'at 20 November 2020 16:15 WIB
foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Polri turut mengomentari perihal pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang dilakukan anggota TNI atas perintah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

(Baca juga: Koopssus Unjuk Kekuatan di Petamburan, Munarman: Kasihan Kalau Dibentuk Hanya Itu Tugasnya!)

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, bahwa pencopotan atribut tersebut merupakan kebijakan Kodam Jaya dan enggan terlalu banyak berkomentar.

"(Pencopotan) Baliho ini ranahnya Kodam Jaya," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga: Pesan FPI ke TNI: Jangan Mau Diadu dengan Ulama dan Umat Islam!)

Sejauh ini kata Ramadhan pihaknya belum berkoordinasi dengan jajaran TNI terkait pelepasan sejumlah atribut tersebut. Namun polisi sendiri belum ada rencana untuk mengambil langkah yang sama untuk melakukan pembersihan atribut FPI itu.

"Sampai saat ini kita belum ada langkah-langkah seperti yang dilakukan pihak Kodam Jaya," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengakui dirinya yang telah memerintahkan anggotanya untuk menurunkan baliho Habib Rizieq.

"Oke, ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," tegas Dudung, seusai apel kesiapan bencana dan pilkada serentak, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11).

Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan, para pria berbaju loreng tersebut berasal dari Garnisun. Dudung mengatakan, Satpol PP kerap kesulitan saat menertibkan spanduk itu.

"Perintah saya itu. Begini, kalau siapapun di republik ini, siapapun, ini negara hukum. Harus taat kepada hukum," tandas Dudung

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya