“Kelompok-kelompok ini akan tetap terus ada, mereka bukan ustad. Mereka insinyur, mereka dokter spesialis, mereka orang-orang kaya konglomerat tapi jiwa mereka jiwa ustad,” tuturnya. Meski penampilan mereka bercelana jeans, jaket kulit tapi signal mereka ustad.
Sebelumnya, Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan semua pihak atau orang di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus taat hukum.
Penegasan itu dilontarkan menyusul ramainya soal pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Menurut dia, jangan seenaknya sendiri seakan-akan FPI yang paling benar. “Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur. Suka-sukanya sendiri,” ujarnya.
(Amril Amarullah (Okezone))