Sebelumnya, pada Agustus lalu, Washington menyambut baik keputusan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk melonggarkan impor daging babi AS mulai 1 Januari tahun depan.
Langkah tersebut langsung membuat oposisi “gerah” dan memanfaatkan keprihatinan publik atas keamanan pangan setelah serangkaian skandal baru-baru ini.
Akhir pekan lalu dalam demonstrasi tahunan “Autmn Struggle”, pengunjuk rasa mengangkat tinggi-tinggi balon babi tiup raksasa yang menentang impor.
Diketahui, parlemen Taiwan memang kerap terjadi keributan saat membahas suatu masalah. Di parlemen ini kerap terjadi aksi pukul, saling menjenggut rambut, melempar botol plastik dan balon air selama bertahun-tahun. Bahkan pada Juli 2017, para legislator ini saling mengangkat dan melempar kursi ketika mereka memperdebatkan RUU belanja infrastruktur.
(Amril Amarullah (Okezone))