IRAN - Pemerintan Iran resmi membuka Selat Hormuz. Hal itu dilakukan seiring gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Lebanon.
"Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melansir BBC, Jumat (17/4/2026).
Dalam sebuah pernyataan di X, ia mengatakan, Selat Hormuz sudah bisa dilintasi sepenuhnya bagi semua kapal komersial. "Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran," katanya.
Abbas Araghchi mengatakan, terkait AS mengumumkan akan memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz awal pekan ini, pihaknya belum mendapat tanggapan langsung dari AS. Namun, ia mengungkap gencatan senjata Iran-AS akan berakhir pada 22 April 2026.
Sementara keputusan Iran membuka Selat Hormuz mendapat respons positif dari Presiden AS Donald Trump. Bahkan, ia menyampaikan terima kasih.
"Terima kasih!", tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social .
Ia juga mengabarkan bahwa Iran telah membuka Selat Hormuz sepenuhnya. "Iran baru saja mengumumkan bahwa selat Iran telah sepenuhnya terbuka dan siap untuk dilalui secara penuh. Terima kasih!" tulisnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.