JAKARTA — Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim negaranya telah membuka secara permanen Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi usai menghadiri seminar internasional di UPN Veteran Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia menilai, klaim yang disampaikan Trump hanya bentuk propaganda untuk menutupi kegagalan Amerika Serikat di kawasan tersebut.
“Jadi, saya pikir mereka menyembunyikan kekalahan mereka di balik semacam propaganda dan hal-hal seperti itu,” lanjutnya.
Menurut Boroujerdi, Selat Hormuz telah lama sudah terbuka dan aman untuk dilalui.