Nantinya, Idris akan dipantau oleh tim yang berjumlah dua orang. Tim akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).
”Tetap didampingi oleh kami dan Bawaslu. Pengawas menggunakan hazmat demi kesehatan mereka,” tegasnya.
Dengan adanya pengawas maka dipastikan sterilisasi kamar terjamin. Menurutnya, ikut dalam debat adalah hak pasangan calon.
“Ini kan kesamaan hak (peserta). Ya kita berikan hak mereka. Jadi teknisnya sama seperti di studio, yang berbeda hanya lokasi saja karena Pak Idris dari rumah sakit,” pungkasnya.
(Awaludin)