(Baca juga: Habib Rizieq: Penegakan Hukum Sudah Darurat, Penuh Rekayasa & Tumpul ke Buzzer)
“Selama pandemi harga kakao kering per kilo dijual ke agen pengumpul hanya Rp27 ribu. Sedangkan biji basah dijual Rp19 ribu per kilogramnya,” tambah petani kakao ini.
Sebelum pandemi, lanjutnya harga biji kakao stabil dan para petani bisa menikmati hasilnya. “Dibeli oleh agen pengumpul dari harga Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram,” pungkas Abdulrahman seraya berharap pemerintah bisa menstabilkan harga biji kakao
(Donatus Nador)