Presiden PKS Kritik Keras Pemerintah soal Gaduh Habib Rizieq

Hari Tambayong, Jurnalis
Kamis 03 Desember 2020 11:45 WIB
Foto: iNews
Share :

SURABAYA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu kritisi pemerintah terkait persoalan Habib Rizieq Shihab sejak kedatangannya ke Tanah Air.

Ahmad Syaikhu menegaskan, kegaduhan ini tidak akan terjadi jika penegakan hukum dilakukan secara adil kepada siapapun serta tidak adanya langkah preventif sebelum terjadi kerumunan, bukan setelah kejadian.

(Baca juga: Habib Rizieq: Jangan Berpikir Revolusi Akhlak Itu Revolusi Bersenjata!)

“Penerapan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan berlaku secara adil kepada semua orang dan tidak tebang pilih,” ujar Syaikhu di Gedung Dyandra, Surabaya, Rabu (2/12/2020).

Oleh karena itu dia berharap, penegak hukum dapat menjalankan tugasnya seadil-adilnya dan tidak tebang pilih.

(Baca juga: Rumah Orangtua Mahfud Digeruduk, Perhimpunan Santri: Rizieq Bukan Putra Madura, Kok Dibela?)

“Law enforcement ke semua kalangan jangan tebang pilih semua taat hukum, kadang kita lihat ketimpangan dan ketidakadilan. Pemberlakuan ini diberlakukan ke semua,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dan mantunya Habib Hanif Alathas di Petamburan III, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Penyerahan surat pemanggilan ini langsung dipimpin Kapolsek Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan. Namun setibanya dilokasi mereka langsung dihadang Laksar Pembela Islam (LPI).

"Kami dari Polsek Tanah Abang. Kami sudah menghubungi Pak Yanuar. Kami ingin menyampaikan surat panggilan, (katanya) nanti akan ada keluarga beliau yang menerima surat panggilan ini," kata Singgih.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya