JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan, jumlah pasien yang masuk dalam kategori suspek terkait virus corona atau Covid-19 hingga hari ini, Kamis(3/12/2020) berjumlah 69.027 orang.
Suspek adalah orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
Selanjutnya adalah orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.
Baca juga:
Update Corona 3 Desember 2020: Positif 557.877 Orang, 462.553 Sembuh dan 17.355 Meninggal
Rekor! Kasus Covid-19 di Papua Tertinggi Disusul Jabar dan Jakarta
Sementara itu, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
Sebagai catatan, istilah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini diperkenalkan dengan istilah kasus suspek. Hingga saat ini, kasus positif penyebaran virus corona sudah terjadi di 34 provinsi dan 507 kabupaten/kota.
Perlu diketahui, Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah. Tercatat hingga 3 Desember 2020 bertambah 8.369 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 557.877 orang.
Dari jumlah penambahan kasus ini tercatat Papua mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 1.755 kasus, disusul Jawa Barat 1.648, dan DKI Jakarta 1.153
Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 62.397 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.673 orang. Sehingga total sebanyak 462.553 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 156 orang. Sehingga meninggal menjadi 17.355 orang.
(Awaludin)