Ombudsman Selidiki soal CCTV Mati di Lokasi Penembakan 6 Laskar FPI

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2020 15:47 WIB
foto: Okezone
Share :

JAKARTA – Polisi menyebut penembakan 6 Laskar FPI berada di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 50, sebelum dilakukan tindakan tegas terukur.

Keenamnya disebut melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang mengintai rombongan mobil Habib Rizieq Shihab (HRS). Namun ada kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, sejumlah di lokasi CCTV mati.

(Baca juga: Mengungkap Misteri CCTV yang Mati di KM 50 Lokasi Penembakan 6 Laskar FPI)

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti kerusakan kamera pengawas atau CCTV di lokasi penembakan laskar khusus (FPI) tepatnya di sepanjang KM 49+00 hingga KM 72.

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie menyebut pihaknya akan memeriksa CCTV di Tol Jakarta-Cikampek milik Jasa Marga tersebut.

(Baca juga: 6 Laskar FPI Ditembak Mati, UAS: Membunuh Orang Beriman Balasannya Neraka Jahanam!)

"Kami akan periksa CCTV itu. Seperti sejak kapan tidak berfungsi. Kemudian kenapa tidak berfungsi karena CCTV ini standar pelayanan jalan tol," ujar Alvin kepada MNC News Portal, Selasa (8/12/2020).

Sebelumnya, kamera pengawas atau CCTV di lokasi penembakan laskar khusus FPI tepatnya di sepanjang KM 49+00 hingga KM 72 mengalami kerusakan sejak Minggu, 6 Desember 2020. kerusakan CCTV lantaran gangguan pada link jaringan backbone CCTV atau fiber optik di KM 48/600.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya