Suhada juga mempertanyakan polisi berada di lokasi penembakan. Untuk apa menguntit Habib Rizieq Shihab.
"Di sana ada polisi, lagi ngapain? Tiba-tiba disana lagi ngebunuh putera-putera kami. Lagi ngapain disana? Misalnya serang, nyerang lah, nyerang siapa? Lah kenapa tiba-tiba serang enggak ada dasar enggak ada alasan. Seorang laskar tiba-tiba nyerang orang lain, tapi tidak tahu itu polisi dan lain sebagainya. Pertanyaanya polisi mana? Polisi mabes? Polisi polda?" ujarnya.
Lagi pula, katanya, lokasi kejadian di Karawang, "Polisi Mabes, polisi Polda ngapain di situ? Nguntit Habib Rizieq? ngintilin Habib Rizieq? Kalau nguntitin Habib Rizieq kalau ngintilin Habib Rizieq, Habib Rizieq tersangka pun bukan, aturan mana bisa mereka menguntit, mengintili menginteli aturan mana itu? Mau bikin aturan sendiri? Ini negera berdasarkan aturan konstitusi kesepakatan kita bersama. Lalu mengapa kalian buat aturan sendiri? Bubarkan saja negara," katanya.
(Arief Setyadi )