BANDUNG - Pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dijadwalkan diperiksa penyidik Polda Jawa Barat (Jabar) hari ini, Kamis (10/12/2020). Namun, belum ada konfirmasi apakah Imam Besar FPI itu akan datang atau tidak.
Diketahui, Habib Rizieq dipanggil polisi untuk memberikan keterangan sebagai saksi kasus kerumunan di Megamendung, Bogor pada Jumat 13 November 2020 lalu. Status proses hukum kasus ini telah naik dari penyelidikan ke penyidikan.
Kehadiran Habib Rizieq Shihab di Ponpes Alam Agrokultur Markaz Syariah, Megamendung, Bogor, menimbulkan kerumunan ribuan orang. Massa pendukung dan simpatisan Habib Rizieq itu tak menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Viral Pejuang Habaib Siap Tampung Habib Rizieq di Aceh dengan Segala Risiko
Polda Jabar memperkirakan, acara peletakkan batu pertama pembangunan Ponpes Alam Agrokultur tersebut mencapai 3.000 orang lebih. Akibatnya, sejumlah orang diperkisa polisi, termasuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Meski belum ada kepastian Habib Rizieq memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar atau tidak, yang pasti Polda Jabar telah menyiapkan pengamanan guna mengantisipasi massa pendukung dan simpatisan Habib Rizieq.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, petugas akan melarang massa pendukung Habib Rizieq untuk masuk Polda Jabar. Penyidik Polda Jabar hanya akan mengizinkan saksi dan satu atau dua pengacaranya untuk masuk.
"Kalau yang bersangkitan (Habib Rizieq) membawa umat (simpatisan dan pendukung), tetap tidak perbolehkan masuk. Karena yang akan diperiksa kan cuman satu orang. Paling penyidik akan menerima satu atau dua pengacara yang mendampinginya," katanya.
Baca Juga: Polisi Tembak Mati 6 Laskar FPI, Ini Analisis Psikolog Forensik
Untuk mengantisipasi massa, ujar Kombes Pol Erdi, sejumlah anggota berjaga di luar pagar Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Selain itu, juga disiagakan anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) untuk mengatur lalu lintas jika Habib Rizieq datang membawa pendukungnya.
"Tentunya (aparat keamanan) akan ditempatkan di luar (pagar) polda. Akan kami atur. Pengamanan lalin dan prokesnya. Saya mengimbau (Habib Rizieq) untuk tidak membawa (pendukung)," ujar Kombes Pol Erdi.