BUTON - Faris Naufal, bocah berusia lima tahun, lahir tanpa memiliki lubang anus. Ia terpaksa buang air besar (BAB) melalui saluran yang dibuat di bagian perutnya. Mirisnya, bocah ini dirawat sendiri oleh neneknya yang sudah sudah rentah. Tak ada biaya menyebabkan bocah ini belum juga dioperasi pembuatan anus.
Memang dilihat sekilas tidak ada yang aneh dari bocah asal Moko, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini. Fisiknya hampir sama dengan bocah lain pada umumnya.
(Baca juga: Datangi Polda Metro, Kuasa Hukum Habib Rizieq Minta Surat Panggilan)
Namun, siapa yang mengira jika Faris Naufal menderita gangguan pencernaan karena tidak memiliki lobang anus sejak lahir. Setiap hari, di rumah maupun di sekolah, Naufal harus menenteng kantong plastik yang dililit di perutnya untuk menampung kotoran dari lubang anus buatan agar tidak terkena badannya.
Sebelumnya, ketika lahir Naufal sudah menjalani operasi untuk dibuatkan saluran pencernaan di bagian perut. Rencananya, setelah dua tahun akan dibuatkan anus. Namun, karena kekurangan biaya membuat bocah laki-laki malang ini juga tidak bisa mendapat pengobatan lebih lanjut .