Pejabat berencana untuk melakukan operasi pada Mei mendatang, ketika diyakini risiko kontaminasi dari hewan mati akan berlalu.
“Setelah cerpelai tidak lagi terkontaminasi Covid-19, mereka akan diangkut ke fasilitas pembakaran, di mana mereka akan dibakar sebagai limbah komersial,” terang kementerian, dikutip Mirror.
(Baca juga: Musuh Selir Raja Thailand Kirim 1.400 Foto Telanjang)
Bulan lalu, lebih dari 15 juta cerpelai yang telah tertular bentuk virus korona yang bermutasi dan yang bebas virus, dimusnahkan di Denmark.
Ini terjadi saat politisi Denmark mengeluarkan undang-undang untuk melarang pembiakan cerpelai hingga 2022.