JAKARTA - Perkembangan peta zonasi risiko pada pekan ini menunjukkan adanya perubahan pada zona merah (risiko tinggi) dan oranye (risiko sedang) Covid-19.
Hal ini terlihat dari jumlah penurunan daerah yang masuk zona merah dan oranye secara mingguan. Namun Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan hal ini bukan berarti penanganan harus dikendurkan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, walaupun daerah di zona merah mengalami penurunan, namun mayoritas daerah masuk zona risiko sedang.
"Dan ini tentunya berbahaya, karena apabila sedikit saja kelengahan dalam penanganan kasus pada periode libur panjang Natal dan Tahun Baru, maka terbuka kemungkinan daerah pada zona risiko sedang berpindah ke zona risiko tinggi," tegasnya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/12/2020) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.