Kepala Seksi Data Bidang Penanggulangan Masyarakat Miskin Dinas Sosial Kota Bekasi, Tentrem jumlah penerima bansos berbeda-beda dikarenakan terdapat proses validasi. Pemerintah terus melakukan validasi ulang yang dilakukan pada periode Agustus hingga November. Apalagi, jumlah penerima selalu berubah-rubah.
”Tahap satu sampai delapan, total penerima sejumlah 197.180 KK, itu dari bulan April sampai September. Kemudian, di Agustus ada verifikasi ulang,” katanya. Untuk Verifikasi dilakukan pada Agustus hingga November, pada September 2020 lalu, pihaknya mengusulkan sebanyak 172.871 Kepala Keluarga (KK).
Namun, kata dia, pemerintah pusat hanya mengabulkan sebanyak 163.832 KK saja. Dalam proses verifikasi ulang tersebut, terdapat kelurahan yang terlambat memberikan data sehingga pihaknya kembali harus melakukan pengajuan kembali. Misalnya, Kelurahan Kotabaru saat verifikasi tidak mengirimkan, makanya tertinggal.
Lalu dikirim ulang datanya. Usulan dari 3.273 yang turun 2.946 KKl. Sehingga, jika digabungkan total penerima bansos presiden pada Desember 2020 untuk warga Kota Bekasi sebanyak 166.778 KK.”Namun pemerintah pastikan semua warga yang dapat bantuan merupakan warga yang terdata dan terdampak wabah corona,” tegasnya.
(Amril Amarullah (Okezone))