INGGRIS – Celana dalam wanita berwarna merah muda yang ditemukan astronot Tim Peake termasuk di antara sepuluh barang teraneh yang ditemukan di pantai Inggris pada tahun ini.
Astronot tersebut bergabung dengan tim pengambilan sampah di Chichester pada bulan September - salah satu dari ratusan pembersihan pantai yang dijalankan oleh Marine Conservation Society (MCS) setiap tahun.
“Apa yang suka kamu lakukan di pantai? Apapun itu, harap ingat untuk membawa celana dalam Anda saat Anda pergi,” candanya di Instagram.
“Celana dalam dan pancing tua ini hanyalah beberapa hal yang kami temukan di #greatbritishbeachclean di akhir pekan. @mcsuk #beachcleanup #plastic,” lanjutnya.
Selain itu, ada juga bola glitter, pohon Natal plastik, sosok Olaf plastik dari film Frozen dan pernak-pernik Natal.
Sukarelawan juga menemukan kasur, wig, dan sepatu pernikahan tapi hanya satu bagian saja. Lalu pintu lemari es dan plastik pembungkus snack berusia 20 tahun juga ikut ditemukan di sana.
Termasuk rokok, pembungkus permen, dan botol minuman adalah beberapa barang yang paling sering berserakan di pantai.
(Baca juga: Mantan Miss Earth Pecahkan Rekor Dunia Guinness, Makan 16 Nugget dalam 60 Detik)
Tim sukarelawan juga menemukan alat pelindung diri sekali pakai (APD) seperti masker dan sarung tangan.
Yang mengkhawatirkan, 70% dari sampah darat yang ditemukan adalah item APD. Ini berarti hanya masalah waktu sebelum sampah medis itu sampai ke laut.
Barang-barang plastik bisa tertelan oleh satwa liar, atau bisa terjerat di tali pengikat dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai.
Ribuan sukarelawan yang mengambil bagian dalam pengambilan sampah Beachwatch mencatat apa yang mereka temukan, dengan data yang digunakan untuk menginformasikan kampanye MCS untuk kebijakan menghapus sampah plastik sekali pakai.
Laura Chow, kepala badan amal di People’s Postcode Lottery, mengatakan sangat terkejut mengetahui tentang bermacam-macam dan ukuran barang yang telah terdampar di pantai kami.
“Ini adalah pengingat yang gamblang bahwa kita perlu berbuat lebih banyak untuk melindungi laut kita,” terangnya, dikutip Daily Mail.
(Susi Susanti)