JAKARTA - Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan, saat bertemu Kedubes Jerman, pihaknya tak membahas diplomat Jeman yang menyambangi markas Front Pembela Islam (FPI) yang disebut sebagai anggota 'Bundesnachrichtendienst' atau pegawai badan intelijen Jeman.
"Tidak berbicara mengenai hal lainnya dan yang bersangkutan terdaftar sebagai diplomat Jerman," kata Faizasyah saat dikonfirmasi Okezone, Senin (28/12/2020).
Baca Juga: Akhiri Sengketa, DPR Minta Status Lahan Ponpes Habib Rizieq di Megamendung Diperjelas
Teuku mengatakan, Kemenlu hanya mengklarifikasi mengenai tujuan diplomat tersebut menyambangi ormas yang berada di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut. "Sewaktu pemanggilan Wakil Dubes Jerman yang lalu fokusnya adalah memintakan klarifikasi maksud kunjungan dan menyampaikan posisi pemerintah atas kunjungan tersebut," ucapnya.
Ia memastikan, diplomat Jerman yang menyambangi FPI itu sudah dipulangkan ke negara asalnya, sebelum adanya permintaan dari pemerintah. "Sebelum dimintakan untuk dipulangkan, pihak Jerman sudah menyampaikan akan memualngkan yang bersangkutan. Seingat saya sudah dipulangkan Minggu lalu," pungkasnya.