Gempa – gempa ini tidak berpotensi tsunami, demikian penjelasan Arief Tyastama, Kepala Stasiun Geofisika Waingapu, ketika dihubungi, beberapa saat pasca gempa terjadi.
“Gempa ini tidak berpotensi tsunami. Untuk diketahui, gempa pembangkit tsunami biasanya memiliki ciri-ciri, Lokasi episenter terletak di laut, Kedalaman pusat gempa relatif dangkal, kurang dari 70 km, memiliki magnitudo besar M > 7.0 SR dan Mekanisme pensesarannya adalah sesar naik atau thrusting fault dan sesar turun atau normal fault,” urai Arief.
Baca Juga: BMKG Catat 11 Kali Gempa Merusak Terjadi Sepanjang 2020, di Mana Saja?
(Arief Setyadi )