JAKARTA - Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menyebut tahun 2020 merupakan tahun yang amat berat. Bahkan, tahun 2020 disebutkan sebagai waktu untuk menyambut sebuah krisis yang akan berkepanjangan dan bersifat multidimensi akibat Covid-19.
Dia menuturkan, Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 belum akan mencapai batas akhir dan masih jauh dalam proses perjalanannya.
"Kita memasuki tahun kedua dari krisis akibat pandemi Covid-19, namun kita belum menyentuh titik nadir dari perjalanan krisis ini," tuturnya dilihat dalam akun Twitter pribadinya @anismatta, Jumat (1/1/2021).
Baca Juga: Muhammadiyah Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin Covid-19
Lebih jauh mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebut bahwasanya saat ini adalah momentum terbaik bagi seluruh elemen bangsa agar berkompromi menghadapi keresahan sosial akibat pandemi. Karena, menurutnya, tantangan ke depannya akan jauh lebih sulit lagi.
"Karena itu, inilah momen terbaik bagi seluruh elemen bangsa untuk rekonsiliasi sehingga kita bisa berkonsolidasi menghadapi tantangan yang lebih besar lagi. Ancaman keresahan sosial akibat tekanan ekonomi bisa tidak terkendali. Himpitan hidup akan makin berat dan memprihatinkan," katanya.
Guna menghindari beragam tantangan akibat pandemi Covid-19 yang bum ditemukan kapan ujungnya itu, sambungnya, Indonesia membutuhkan pengamanan kesatuan sosial yang kuat. Menurutnya, rekonsiliasi dan komunikasi terbuka wajib dilakukan semua elemen bangsa.