Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM & Polisi Gelar Uji Rekonstruksi Secara Tertutup

Muhamad Rizky, Jurnalis
Senin 04 Januari 2021 15:27 WIB
Rekonstruksi penembakan Laskar FPI di Komnas HAM (Foto : Okezone.com/Rizky)
Share :

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menggelar uji rekontruksi terkait penembakan enam laskar FPI di Jalan Tol Cikampek.

Rekonstruksi yang dilakukan di halaman parkir Kantor Komnas HAM dilakukan secara tertutup. Awak media hanya diperkenankan melakukan pengambilan gambar dari jarak jauh.

"Tidak bisa (meliput) nanti saja doorstop," ujar salah seorang pegawai Komnas Ham saat melarang awak media meliput, Senin (4/1/2021).

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, uji rekontruksi baru dilakukan sekira pukul 14.25 WIB. Rekonstruksi dilakukan di halaman parkir Kantor Komnas Ham.

Di halaman parkir itu sendiri terlihat Ketua Tim Penyelidikan M. Choirul Anam bersama dengan petugas kepolisian yang bentrok di Tol Jakarta-Cikampek tengah menjalani rekonstruksi.

Selain itu terlihat pula kendaraan milik laskar FPI dan kepolisian yang menjadi alat bukti saat bentrokan yang berujung tewasnya 6 anggota laskar FPI. Namun, belum diketahui secara pasti terkait apa saja yang didalami dalam rekonstruksi tersebut. Adapun hingga saat ini rekonstruksi masih berlangsung.

Baca Juga : Jokowi Luncurkan Bantuan Tunai Rp110 Triliun pada 2021

Baca Juga : Bantah Terlibat Pemblokiran Rekening FPI, Polri: Bukan Kewenangan Kami

Sebelumnya, Komnas HAM juga kembali meminta keterangan tambahan terhadap pihak kepolisian.

Ketua Tim Penyelidikan M. Choirul Anam menuturkan, pemeriksaan tersebut dilakukan guna melengkapi proses penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.

"Pendalaman ini penting guna memperjelas beberapa keterangan yang sebelumnya diberikan dan menambah keterangan yang belum diberikan dalam permintaan keterangan sebelumnya," kata Anam dalam keterangan resminya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya