"Untuk teladan kepada masyarakat Kabupaten Blitar," kata Rijanto. Sebagai orang pertama Rijanto juga mengaku tidak mencemaskan resiko. Ia menegaskan tidak takut meski belum tahu ada tidaknya efek samping. "Ya ndaak lah (Tidak takut)," tambah Rijanto.
Sementara sambil menunggu pendistribusian vaksin tiba di Kabupaten Blitar, Tim Satgas Penanganan Covid-19 menyiapkan kebutuhan logistik, SDM dan tempat. Ada 32 fasilitas kesehatan yang nantinya melayani pelaksanaan vaksinasi. Faskes tersebut diantaranya rumah sakit negeri dan swasta, puskesmas dan klinik kesehatan yang dinilai memadai.
Menurut Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, jumlah warga Kabupaten Blitar yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 sebanyak 668.364 jiwa. Mereka berada pada kelompok rentang usia 18-60 tahun.
Kemudian tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 4.644 nakes, TNI (AD, AL dan AU) 656 personil, Polri 721 personil, Satpol PP 70 personil, petugas terminal 15 orang, petugas stasiun 84 orang, petugas damkar 25 orang, PLN 80 orang dan PDAM 120 orang. "Tahap pertama yang divaksin tenaga nakes dulu," ujar Krisna Yekti.
(Khafid Mardiyansyah)