Kondisi medan di daerah Kulon Progo, kata dia, memang perbukitan kadang jalan setapak yang dilewati dan cukup menantang dan mengasikkan. "Banyak jalan menuju kearah makam masih setapak juga, melewati perbukitan kadang menyusuri sungai,” sambungnya.
Baca Juga : Kulon Progo Butuh Rumah Sakit untuk Tangani Pasien Covid-19
Menurutnya, lebih menantang lagi bila pemakaman dilaksanakan malam hari dengan kondisi jalan yang seperti itu cukup merepotkan bagi tim.
“Apalagi kalau pas hujan itu juga sangat tidak mendukung bagi tim untuk melakukan penguburan tetapi dengan segala pertimbangan dan resiko pemakaman harus tetap dilakuakn bila semaklin ditunda akan kurang baik,” kata dia.
Kru yang terlibat dari MDMC ada empat orang dengan peralatan dan kendaraan yang memadai. Diantaranya Azhari, Yusuf, Wakijo, dan Sunarwibowo.
(Angkasa Yudhistira)