Benarkah Suntikan Vaksin Covid-19 ke Jokowi Harus Diulang? Ini Jawaban Ketua Satgas IDI

Bima Setiyadi, Jurnalis
Selasa 19 Januari 2021 09:44 WIB
Presiden Jokowi saat divaksinasi. (Foto: Biro Pers Setpres)
Share :

"Pertanyaan selanjutnya, apakah ada risiko terjadi Antibody Dependent Enhancement (ADE), kondisi di mana virus mati yang ada di dalam vaksin masuk ke jaringan tubuh lain dan menyebabkan masalah kesehatan?," sambung cuitanya.

Zubairi menyatakan semua itu tidak terbukti di uji klinis satu, dua dan tiga bahwa ADE itu terjadi pada vaksin Sinovac. Dahulu pernah diduga terjadi pada vaksin demam berdarah. Namun dia tidak tahu lagi perkembangannya.

"Lebih jauh lagi. Apakah tubuh kurus dan tidak punya pengaruh dengan ukuran jarum suntik? Ya kalau obesitas berlebihan tentu jaringan lemaknya banyak. Jadi untuk masuk ke otot jadi lebih sulit. Dokter yang nantinya bisa menilai ukuran jarum suntik itu ketika akan divaksin," pungkasnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya