Suami Meninggal, Ekonomi Rumah Tangga Sulit, Janda Cantik Kesal Siram Anak Kandung Pakai Air Panas

Hari Kasidi, Jurnalis
Jum'at 29 Januari 2021 11:04 WIB
Janda di NTB siram anak kandung dengan air panas.(Foto:iNews)
Share :

LOMBOK BARAT - Sejak suaminya meninggal, kehidupan ekonomi NWDA alias DW (34) warga Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) morat marit.

Janda cantik bertubuh seksi ini, tidak kuat menahan masalah kesulitan ekonomi. Dia jadi gampang tersulut emosinya.

Hanya gara-gara kesal anaknya yang berusia 10 tahun terlambat membuatkan makanan untuk adiknya yang masih bayi, DW emosi menyiram tubuh anaknya tersebut menggunakan air panas.

Saat diperiksa polisi, DW mengakui perbuatan kekerasan tersebut dilakukannya karena khilaf, akibat himpitan kesulitan ekonomi pasca meninggalnya sang suami. Dia juga sangat menyesali perbuatannya tersebut.

Baca Juga: Ibu Rendam Kepala Anaknya ke Ember Gegara Cemburu dengan Istri Tua

Dari hasil pemeriksaan sementara, DW menyiram tubuh anaknya pakai air panas yang ada di dalam termos. Selain menyiramkan air panas ke tubuh korban, janda muda ini juga memukul kepala korban dengan panci, dan membenturkannya ke tembok. Teriakan korban, mengundang rasa prihatin dari ibu pelaku, dan melaporkannya ke polisi.

Baca Juga: Ibu dan Pacarnya yang Aniaya Anak Ditangkap saat Kena Tilang

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto mengatakan, Subdit IV Bidang Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditereskrimum Polda NTB, sedang menyelidiki kasus ini. "Penyidik memiliki bukti kuat terkait kasus penganiyaan yang dilakuan oleh ibu berstatus janda muda , terhadap anaknya yang masih berumur 10 tahun tersebut," terangnya.

Penyidik polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, berupa satu buah termos dan panci yang digunakan tersagka untuk melakukan penganiyaan. Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya